Selasa, 07 Maret 2017

Fennek sang rubah besi dari gurun


Hewan fennek merupakan rubah gurun yang hidup dan terdapat di wilayah gurun sahara afrika utara yang memiliki ciri-ciri fisik berupa kedua daun telinga yang besar dan cenderung terlihat tidak proporsional dengan ukuran dan bentuk kepalanya, memiliki sebutan nama latin Vulpes zerda fennek berbobot sekitar 0.7 – 1.5 Kg dan panjang tubuh hanya 25 sampai 50 cm merupakan hewan yang tergolong dalam kategori nokturnal yaitu beraktivitas atau keluar pada malam hari.

Fennek yang cenderung termasuk hewan pemakan daging ini sebenarnya dapat di temui di semua benua di dunia dan tidak hanya hidup di gurun saja melainkan juga hidup di hutan dan semak-semak,dengan beberapa keunggulan seperti cepat dan tangkas,fennek juga memiliki penginderaan yang amat peka hal itu bisa di dapati saat aktivitas penacarian makanan,yang mana hewan ini mampu mendeteksi getaran dari jarak yang jauh yang di sebabkan oleh pergerakan suatu makhluk hidup atau hewan yang bergerak di dalam tanah. 

Fennek merupakan jenis rubah terkecil dari seluruh spesies rubah yang ada di dunia alam liar mampu berjalan jauh dalam waktu yang lama tanpa air,bentuk telinga yang menyerupai kelelawar dapat memancarkan suhu panas dari dalam tubuh yang membantu fennek terjaga dari kondisi cuaca dingin. Panjangnya rambut yang terdapat pada tubuh juga melindungi hewan ini dari panas terik di siang hari maupun dingin di malam hari, ketika lahir telinga bayi rubah fennek masih terlipat dan matanya tertutup dan baru akan terbuka sekitar 10 hari setelah kelahiran serta telinganya juga akan mengembang, bertumbuh dan berdiri segera setelahnya.

Setelah berumur sekitar 2 sampai 3 bulan anak rubah fennek tidak lagi menyusu pada induknya dan akan mulai belajar berburu dan mencari makanannya sendiri dan dalam jangka waktu sekitar 9 bulan akan mencapai tingkat kematangan seksual yang selanjutnya akan masuk pada tahap musim kawin yang biasanya terjadi antara bulan januari hingga  februari,rubah fennek hidup secara berkelompok dan setiap kelompok terdiri dari 10 hingga 15 ekor dan setiap pasangan biasanya memiliki ikatan seumur hidup dan proses perkawinan mereka terbilang cukup lama dapat berlangsung hingga lebih dari 2 jam.





Tampilan manis mereka menjadikan hewan ini favorit untuk di perdagangkan ataupun dijadikan hewan peliharaan, untuk mempertahankan hidup rubah fennek memakan segalanya termasuk buah-buahan, biji-bijian, telur, rayap, siput, burung, kadal, dan tikus, setelah melalui musim kawin fennek jantan akan menjadi sangat agresif dan protektif terhadap betina, fennek jantan akan menyediakan makanan selama masa kehamilan dan ketika memasuki periode menyusui untuk pasangannya,masa hamil pada rubah fennek berlangsung sekitar 50 hari dan bayi yang dilahirkan pun jumlahnya bervariasi antara 1 hingga 5 ekor bayi,spesies ini biasanya berkembang biak hanya sekali dalam  1 tahun dan rubah fennek memiliki harapan hidup sekitar 9 sampai 12 tahun.





Siklus Hidup Fennek


Bayi

Ketika lahir telinga bayi rubah Fennek masih terlipat dan matanya tertutup,akan terbuka sekitar 10 hari dan telinga juga akan berdiri segera setelahnya.


Remaja

Setelah berumur sekitar 61-70 hari, anak rubah Fennek tidak lagi menyusu pada induknya dan akan mulai belajar mandiri.


Dewasa

Rubah Fennek akan mencapai kematangan seksual setelah usia sekitar 9 bulan.


Musim Perkawinan

Musim kawin biasanya terjadi antara bulan Januari-Februari. Fennek hidup dalam kelompok berisi 10-15 individu dan tiap pasangan biasanya memiliki ikatan seumur hidup proses kawin mereka terbilang cukup lama, dapat berlangsung hingga lebih dari 2 jam.


Proses Melahirkan


Setelah kawin, fennek jantan menjadi sangat agresif dan protektif terhadap betina. Fennek jantan akan menyediakan makanan selama kehamilan dan periode menyusui untuk pasangannya. Masa hamil pada rubah Fennek berlangsung sekitar 50 hari. Jumlah bayi yang dilahirkan bervariasi antara 1-5 bayi. Spesies ini biasanya berkembang biak hanya sekali dalam setahun. Rubah Fennek memiliki harapan hidup sekitar 9-12 tahun.


Spesies Rubah Turunan Hewan Fennek


1. Rubah Arktik   
             
2. Rubah Korsak

3. Rubah Rüppell

4. Rubah Merah

5. Rubah Tanjung

6. Rubah Blanford




Demikianlah pembahasan singkat terkait hewan yang hidup di alam liar dalam hal ini khusus menyajikan tentang fennek sang rubah besi dari gurun dan semua hal yang berkaitan dengannya semoga dapat berguna dan bermanfaat bagi pembaca sekalian,kunjungi selalu Kanaha untuk informasi-informasi yang bermanfaat.




Sumber:


1. Majalah Info Kemiliteran dan Kepolisian "Commando" Edisi no 1 Volume XI tahun 2015

                 
2. Wikipedia

                 
3. Adearisandi.wordpress.com

                 
4. Kidnesia.com

                 
5. Gadis.co.id
                 



ARTKEL TERKAIT



Tidak ada komentar:

Posting Komentar